Basic File Structure of FuelPHP

Setelah berhasil melakukan instalasi FuelPHP, ada baiknya mengenal struktur file dari FuelPHP. Pemahaman mengenai struktuf file ini sangat penting mengingat konsep MVC membutuhkan lokasi file yang berbeda-beda.

FuelPHP merupakan sebuah framework yang menganut konsep OOP. Seperti diketahui bahwa konsep OOP mengenal object dan class maupun atribut2.Namun jangan khawatir atau bingung.  tidak perlu terlalu jauh untuk mengenal hal tersebut. Cukup melalui praktek maka akan paham dengan sendirinya.

Pertama: buka folder lokasi instalasi fuelphp menggunakan Windows Explorer c:\xamppbaru\htdocs\fuelphp

c:\xamppbaru\htdocs\fuelphp

dapat dilihat bahwa terdapat tiga folder utama yaitu docs, fuel, dan public. masing-masing memiliki fungsi yang berbeda yaitu:

docs : berfungsi menyimpan file dokumentasi yang cukup lengkap mengenai penggunaan FuelPHP. Dengan adanya file dokumentasi yang tersedia secara offline akan memudahkan kita di dalam mempelajari FuelPHP. Rekan-rekan dapat langsung membuka dokumentasi melalui webbrowser melalui alamat http://localhost/fuelphp/docs.

fuel : berisi inti aplikasi FUelPHP.  didalamnya berisi folder dengan fungsi sebagai berikut:

  • app yang berisi aplikasi yang kita kembangkan,
  • core : berisi inti dari FuelPHP
  • package berisi paket2 tambahan. dapat ditambah dengan mudah. lebih lanjut akan dijelaskan di bab berikutnya.
  • vendor : no further comment.., blm mengetahui fungsinya apa ..😛

public : berisi file-file yang boleh diakses oleh public. Pemisahan ini berfungsi sebagai bagian dari fitur keamanan dari FuelPHP. didalamnya berisi file css, image maupun javascript yang nantinya kita gunakan.

oke setelah 3 folder utama (docs, fuel dan public) kita akan masuk lagi ke pengenalan struktur file dalam folder fuel/app

fuel/app/classes

Kali ini kita akan fokuskan ke folder2 penting saja agar lebih memudahkan di dalam pemahaman rekan-rekan.

Fokus ke folder fuel/app/classes. Didalamnya terdapat tiga buat folder yaitu Model, View, Controller. Sebagaimana konsep MVC, maka:

  • Model yang kita buat akan disimpan dalam folder fuel/app/classes/model
  • Controller yang kita buat akan disimpan dalam folder fuel/app/classes/controller

Namun untuk View tidak serta merta disimpan dalam fuel/app/classes/view. Hal ini dikarenakan view(mungkin lebih mudah dipahami dengan tampilan atau halaman website) tidak harus berupa class, sehingga tidak perlu disimpan dalam folder classes. Suatu halaman website bisa saja hanya berupa halaman HTML biasa. Oleh karena itu semua view akan disimpan pada fuel/app/views

Satu lagi yang musti disampaikan, meskipun suatu View(tampilan) bisa saja berupa halaman html, namun untuk  default yang digunakan adalan menggunakan ekstensi php (*.php bukan *.html). Hal ini dikarenakan pada umumnya suatu halaman website tetap membutuhkan variabel-variabel pengambilan data, ataupun hasil olahan dari model/controller.

SO…, demikian penjelasan dari basic structure of FuelPHP ini. kalau masih bingung silahkan baca kembali dari awal. Kalau masih bingung lagi lebih baik lanjut ke bab selanjutnya saja.., karena akan memahami dengan sendirinya saat mengikuti tutorial ini.(pengalaman pribadi)

😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s